Lahan Parkir Liar

METRO-Ketua Komisi I DPRD Kota Metro Fahmi Anwar mendukung langkah organisasi masyarakat yakni Laskar Merah Putih Metro yang telah melakukan penutupan parkir di jalan seputaran Taman Merdeka yang disinyalir ilegal dan tidak masuk dalam pendapatan daerah.

“Dimana lahan parkir yang tidak masuk dalam pendapatan asli daerah secara tegas itu saya katakan adalah pungli dan ini perlu dilakukan kroscek atau investigasi untuk menyusuri aliran dana tersebut,” tanya Fahmi.

Ia juga mengatakan, berkenaan parkir-parkir liar, dapat dipastikan tidak masuk dalam daftar lahan parkir yang potensi di Kota Metro. Parahnya lagi, parkir liar ini jumlahnya mencapai puluhan titik, diantaranya lahan parkir yang berada di seputaran Taman Merdeka.

“Kalaupun itu dilegalkan jelas ada peraturan daerah yang harus dihapuskan seperti kita berbicara masalah jalan, dan trotoar itu ada peraturan yang mengaturnya,” ujar Fahmi.

Dijelaskannya, dengan adanya lahan parkir yang ada di Taman Merdeka itu sudah jelas ada rambu-rambu yang melarang untuk parkir di tempat tersebut. “Artinya dengan melihat secara kasat mata kita, itu saja sudah melanggar,” tegas Fahmi.

Selain itu juga menurut pengamatan Fahmi, seperti di Jalan Sudirman dari Pos Kota sampai dengan Bank Danamon ada lahan parkir di tempat tersebut, itu juga tidak jelas padahal sudah ada rambu larangan parkir di tempat tersebut namun pada kenyataannya tidak sesuai dengan penerapan di lapangan.

Sebelumnya, Laskar Merah Putih (LMP) Cabang Kota Metro tampaknya patut diacungi jempol. Pasalnya, aksi mereka ini benar-benar sangat berani. Karena merasa sangat peduli dengan pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Metro yang dinilai banyak kebobolan.

Laskar Merah Putih, Sabtu (23/7) lalu langsung melakukan sweeping di tempat parkir di seputaran Taman Merdeka.

Rusman, Ketua Personil Laskar Merah Putih mengatakan, Laskar Merah Putih melakukan penertiban lahan parkir ilegal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan keberadaannya.

Selain itu juga tempat parkir tersebut memacetkan arus pengguna jalan yang berada dikawasan pemukiman perkotaan seperti terdapat adanya larangan parkir di seputaran Jalan Ahmad Yani Taman Merdeka Kota Metro tepatnya di depan rumah dinas Walikota Metro dan Ketua DPRD Kota Metro serta depan Bank Lampung.

Lebih lanjut Rusman menambahkan, kegiatan sweeping lahan parkir yang diduga ilegal ini juga didukung juga oleh aparat kepolisian Polres Metro.

“Artinya bukannya kami mematikan lahan kehidupan petugas parkir, namun sebatas penertiban lahan parkir yang layak, bukan yang sudah ada larangan dong. Jelas-jelas dilarang kok malah dilanggar ini sama saja melawan aturan yang sudah dibuat,” ucapnya. (son)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s